KabarSumsel.ID
Gaya Hidup Kuliner

Sate Bekicot Jadi Kuliner Khas Legendaris Asal Kediri

Sate Bekicot Jadi Kuliner Khas Legendaris Asal Kediri

KABARSUMSEL.ID, KEDIRI – Tepatnya di sepanjang jalan raya PlosoKlaten – Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, Jawa TImur, banyak ditemui warung makan berjejer di pinggiran jalan. Lokasinya juga tidak jauh dari objek wisata Ubulan. Dan kebanyakan dari warung ini menjual kuliner khas masakan Kediri yaitu daging bekicot.

Salah satu penjual terampil Rudiati (50), daging bekicot diolah menjadi masakan yang enak dan banyak digemari oleh penggemar kuliner. Beberapa jenis olahan tersebut dikenal dengan sambal goreng krengsengan, sate, dan juga sudah berupa keripik. Bumbu yang digunakan sangat sederhana namun cita rasa yang diperoleh sangat nikmat.

Awalnya daging bekicot diperoleh dari pengepul, per 1 Kg nya dihargai Rp.40 ribu. Tentu daging ini sudah dalam keadaan bersih tanpa cangkang maupun lender. Jadi Rudiati hanya tinggal mengolahnya saja.

“Kita terima sudah dalam kondisi bersih dan tinggal mengolah masak aja, mas. Tapi sebelumnya direbus dulu,” ucap Rudiati, Minggu (30/12/2018).

Rudiati mengaku juga sering kewalahan untuk memenuhi pesanan. Bahkan dalam sehari bisa terjual hingga 20 Kg pada waktu liburan, sementara hari biasa hingga 10Kg.

“Sambil berwisata di Taman Ubalan, biasanya mereka mampir, makan daging bekicot,” tambahnya.

Rachman (38), selaku pecinta kuliner asal Surabaya menuturkan, baru pertama kali mencicipi masakan bekicot di Dusun Jengkol. “Bumbunya manis pedas. Kuahnya nyemek mas. Dagingnya terasa kenyal, enak sekali,” ungkap Rachman.

Selesai menyantap sate, pengunjung dari luar kota umumnya membeli keripik bekicot untuk oleh-oleh. Harga keripik kemasan 200gr dijual Rp.50 ribu perbungkus.

Print Friendly, PDF & Email

Artikel Terkait

5 efek tidak sehat dari posisi kaki bersila

Masroni

9 Lokasi Wisata Kuliner Jogja

Khaylila Zhafira

Tinggalkan Komentar