KabarSumsel.ID
Palembang

Diangap Tak Wajar, Sistem Autogate JSC Disoal

PALEMBANG – Penggunaan sistem Autogate untuk tanda masuk area Jakabaring Sport City (JSC) telah dilounching beberapa waktu ini, sejak (5/1) kemarin. Meski diklaim bertujuan baik untuk menciptakan keamanan, namun kebijakan ini menuai reaksi protes dari sejumlah kalangan masyarakat.

Ketua Aliansi Pemuda Peduli Sumatera Selatan, Rubi Indiarta menyampaikan sistem berbayar masuk area Jakabaring Sport City (JSC) tidak wajar dilakukan. Dirinya menilai JSC Badan Usaha Milik Daerah yang pendanaannya disumbang dari APBD Provinsi Sumatera Selatan.

“Apalagi JSC dibangun dari uang rakyat, sehingga jangan terlalu membebani rakyat menerapkan kebijakan-kebijakan yang kurang pas, pada sarana fasilitas umum, kami protes kami menolak keras hal tersebut,” kata Rubi, Kamis (10/01) di Kantor KONI Kota Palembang.

“JIka hal ini tidak mendapatkan tanggapan, kami akan melakukan aksi boikot masuk JSC dan membuat 1000 spanduk, mengkampanyekan tidak masuk JSC,” pungkas Rubi.

Menurut Rubi, di Jakarta, saat Asian Games 2018 kemarin, masuk stadion Glora Bung Karno biasanya Rp 30 ribu, diturunkan menjadi Rp 10 ribu. Nah masak di Palembang hari biasa harus masuk JSC mencapai Rp 14 ribu, nah inikan tidak masuk akal.

Seperti diketahui untuk tarif masuk ke area JSC per Orang harus mebayar Rp 1000,- ,Sepeda Rp. 2000,- ,kendaraan roda dua Rp 5000,- kendaraan roda empat Rp 10.000,- dan Bus Rp 40.000. (ad)

Print Friendly, PDF & Email

Artikel Terkait

Kemenhub Akan Renovasi Dermaga Di Jembatan Ampera

Muhammad Khoir

Mahasiswa UIN Korban Perkosaan Tewas Disumpal Bra

Muhammad Khoir

28 Penjahat Kelas Kakap Ditembak Mati Polda Sumsel

Muhammad Khoir

Tinggalkan Komentar