KabarSumsel.ID
Ekonomi Nasional

Petani Buah Naga Di Banyuwangi Dapat Kontrak Pembelian 150 Ton

Petani Buah Naga Di Banyuwangi Dapat Kontrak Pembelian 150 Ton

KABARSUMSEL.ID, BANYUWANGI – Seperti diketahui belakangan ini, hasil tani buah naga di Banyuwangi, Jawa Timur mengalami kemerosotan harga pasar. Bahkan para tengkulak pun enggan untuk membeli dikarenakan banyaknya pasokan dan buah tersebut tidak laku dipasaran. Dengan demikian para petani membiarkan buah yang harusnya dipanen tetap di pohonnya.

Kabar tersebut didengar oleh tiga perusahaan besar asal Jakarta, dan petani Banyuwangi mendapat kontrak pembelian dengan jumlah pemesanan terbilang fantastis. Kontrak tersebut sekaligus menjadi kepastian pasar serta harga bagi petani khususnya ditengah melimpahnya produksi. Dijelaskan oleh Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Arief Setiawan, kontrak pembelian mencapai 150 ton buah naga dan ditandatangani oleh petani dan pembelinya di Kantor Dinas Pertanian banyuwangi, Senin (21/1/2019).

“Begitu kontrak ditandatangani, pengiriman bertahap langsung dilakukan. Terima kasih kepada Kementrian Pertanian yang ikut memfasilitasi kerja sama ini. Semoga ini membantu menstabilkan harga yang kini menurun,” tutur Arief.

“Buah yang diambil adalah grade A dan B menyesuaikan kondisi. Kita dorong kontrak ini terus diperluas karena bisa menjadi instrumen pengendalian harga ketika panen raya,” tambah Arief.

Dihitung dari kontrak tersebut, pedagang berani membeli dengan harga Rp.5000 hingga Rp.6.000 per kg, hal tersebut sudah diatas harga pasar yang hanya mencapai sekitar Rp.2.000,-. Penurunan harga dipengaruhi oleh produksi buah naga yang melimpah. Didukung dengan penambahan lahan dan juga banyaknya petani yang mencoba peruntungan.

“Banyak petani yang mengalihkan lahannya dari sawah padi menjadi buah naga karena tergiur keuntungannya. Namun, ketika panen bersamaan memang harganya berpotensi turun, tutur Arief.

Arief juga berterima kasih pada semua jajaran Pemerintah khususnya yang memfasilitasi serta para pedagang yang berkenan membeli hasil panen masyarakat disana. Dengan demikian perekonomian semakin naik dan masyarakat khususnya petani tidak bingung memasarkan hasil panennya.

Print Friendly, PDF & Email

Artikel Terkait

Vanessa Angel Resmi Tersangka

roni Fadly

Pemerintah Pastikan Abu Bakar Ba’asyir Batal Bebas

Muhammad Khoir

Rocky Gerung dan Kasus “Kitab Suci Fiksi”

roni Fadly

Tinggalkan Komentar