KabarSumsel.ID
Mancanegara

Amerika Serikat Tempuh Jalur Ekonomi dalam Krisis Venezuela

KABARSUMSEL.ID, Washington, D.C. – Presiden Amerika, Donald Trump dan Pemerintahannya akan meningkatkan langkah-langkah ekonomi terhadap Venezuela dalam upayanya untuk menurunkan Presiden Venezuela yang menjabat saat ini, Nicolas Maduro.

Menurut Departemen Keuangan Amerika Serikat, pemerintah Amerika Serikat akan menggunakan “cara-cara diplomatik dan ekonomi” untuk memastikan bahwa setiap penjualan komersial oleh Venezuela konsisten dan sejalan dengan pengakuan yang diberikan oleh Washington bahwa pemimpin oposisi, Juan Guaido, merupakan kepala negara Venezuela yang sah.

Seperti yang dikutip dari Reuters, Amerika Serikat akan menggunakan cara-cara ekonomi dan diplomatik dalam upayanya memastikan bahwa setiap transaksi komersial yang dilakukan oleh pemerintah Venezuela, termasuk didalamnya perusahaan-perusahaan milik negaranya dan cadangan internasional, konsisten dengan pengakuan bahwa Juan Guaido merupakan kepala negara Venezuela yang sah.

Namun, Departemen Keuangan AS tidak menyebut perihal pembekuan pada aset-aset dan rekening Venezuela. Hal ini menjadi dampak dari hubungan Amerika Serikat dan Venezuela yang sedikit menegang setelah sebelumnya, Presiden Maduro memerintahkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Washington. Maduro menuding Trump mendalangi kudeta yang dilakukan di masa pemerintahannya ini.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengakui Juan Guaido sebagai kepala negara baru Venezuela hanya beberapa menit setelah ia mendeklarasikan dirinya sebagai Presiden sementara di ibukota,Caracas pada hari Rabu (23/1) lalu. Tidak hanya itu, Trump juga mendesak negara-negara lain agar mengikuti langkah yang diambilnya. Sejauh ini, sudah ada tujuh negara di Amerika Selatan, Kanada dan Inggris yang mendukung seruan Trump.

 

Print Friendly, PDF & Email

Artikel Terkait

Video Klarifikasi SBY tentang Kondisi Ani Yudhoyono

roni Fadly

20 Visa Mahasiswa RI Ditolak Taiwan, Mengapa?

roni Fadly

Fantastis! ‘Aquaman’ Berhasil Kantongi US$ 1 Miliar                

roni Fadly

Tinggalkan Komentar