KabarSumsel.ID
Palembang

28 Penjahat Kelas Kakap Ditembak Mati Polda Sumsel

28 Penjahat Kelas Kakap Ditembak Mati Polda Sumsel

KABARSUMSEL.ID, PALEMBANG – Pada masa 2018, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) telah menangani setidaknya lebih dari 13 ribu kasus kejahatan yang kerap membuat warga resah. Dari total tersebut, terdapat 28 pelaku yang ditembak mati oleh petugas kepolisian.

“Kita tetap humanis, tapi kalau kejahatan yang meresahkan masyarakat pasti akan kita sikat. Jadi saya minta tolong pelaku kejahatan jangan terlalu sadislah kepada korban. Kalau sadis, artinya siap disikat,” kata Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain di Mapolda Sumsel, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (2/1/2019).

Dalam hal ini Zulkarnain pun memberikan contoh para pelaku yang ditembak mati, beberapa di antaranya ialah perampok sopir taksi online. Tetapi terdapat pula perampok bersenjata api yang ditembak mati dikarenakan membuat resah para warga. Suatu tindakan tegas diambil karena melihat banyaknya korban yang tewas mengenaskan.

“Pembunuh sopir taksi online kita tindak tegas. Terus ada juga si Samsul, dia ikut bertanggung jawab atas 43 laporan polisi untuk kasus curanmor. Itu yang tercatat di kami, belum yang tidak tercatat serta dilakukannya di luar Sumsel,” tambahnya.

“Tahun 2017 itu ada 16.147 tindak pidana dan tahun 2018 tercatat 13.217. Jumlah ini menurun, pasti terus kami tekan angka kejahatan di tahun ini,” pungkasnya.

“Saya tidak bangga menembak mati. Ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dan saya juga siap kalau ada kelompok yang mempermasalahkan soal HAM ya. Polres jajaran jangan melempem, kalau melempem akan saya ganti secepatnya,” tegas Zulkarnain.

Artikel Terkait

Kemenhub Akan Renovasi Dermaga Di Jembatan Ampera

Muhammad Khoir

Siram Air Keras, Pemuda ini Ditahan

roni Fadly

Diangap Tak Wajar, Sistem Autogate JSC Disoal

admin

Tinggalkan Komentar