KabarSumsel.ID
Lubuk Linggau

Bulog Lubuklinggau Belum Serap Hasil Panen, Harga Beras Petani Masih Tinggi

Bulog Lubuklinggau Belum Serap Hasil Panen, Harga Beras Petani Masih Tinggi

KABARSUMSEL.ID, LUBUKLINGGAU – Meski Bulog Lubuklinggau belum serap hasil panen, Namun harga beras petani masih tinggi. Padahal Kantor seksi urusan Logistik di Lubuklinggau tahun 2019 menargetkan mampu menyerap hingga 3000 ton beras dari petani. Khususnya dari tiga wilayah yaitu Musi Rawas, Lubuklinggau, Dan Musi Rawas Utara. Diungkap oleh Kepala Bulog Kansilog Lubuklinggau, Meizarani. Beliau mengatakan bahwa untuk mencapai target tersebut pihaknya bekerjasama dengan tim sentra mabes AD wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) untuk turun ke lapangan.

“Kami mengunjungi wilayah panen sentra pengasil beras, di kecamatan Tugu Mulyo dan Sumber Harta,” ungkapnya dilansir dari tribunsumsel, Jumat (1/2/2019).

Menurut dari hasil kunjungan tersebut, ternyata wilayah yang menjadi central beras masih banyak yang belum panen, diprediksi puncak panen akan mulai di awal bulan Maret mendatang.

“Target kita dari Januari-Maret mendatang sebanyak 1915 ton, tapi kita belum melakukan penyerapan karena hasil panen petani jumlahnya masih sedikit,” ucap Meizarani.

Ditambah saat ini harga beras di tingkat petani masih diatas 10 ribu per Kg. Dan harga tersebut sangat jauh diatas harga yang ditetapkan pemerintah sesuai dengan Perpres No 5 tahun 2015 yakni sebesar Rp.8.030 rupiah per Kg.

“Mudah-mudahan tercapai sampai akhir tahun nanti, tapi tidak menutup kemungkinan bisa juga tidak tercapai kalau harga tetap tinggi,” tambahnya.

Meizarani juga menyebutkan, dari tiga wilayah pengawasannya, termasuk wilayah penghasil terbesar berada di Mura yakni Kecamatan Tugu Mulyo, Sumber Harta dan Megang Sakti.

“Mura menduduki menduduki peringkat ketiga daerah penghasil beras di Sumsel setelah Banyu Asin dan wilayah OKU Timur,” imbuhnya.
Print Friendly, PDF & Email

Artikel Terkait

Air Terjun Temam Lubuklinggau Jadi Primadona Wisatawan

Muhammad Khoir

Warga Lubuklinggau Palsukan Laporan Polisi Hanya Untuk Klaim Asuransi

Muhammad Khoir

Tinggalkan Komentar