KabarSumsel.ID
Nasional

Warga Negara Inggris Menampar Staff Imigrasi di Bali            

KABARSUMSEL.ID, Bali – Seorang warga negara Inggris bernama Auj-e Taqaddas menampar petugas Imigrasi di Bali karena emosi. Ia mengaku bahwa ia telah overstay pada saat berada di checking counter Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Taqaddas mengakui jika ia telah overstay di Bali selama beberapa hari.

Dirinya juga mengaku sudah melapor kepada pihak imigrasi dan Konsulat Jenderal Inggris mengenai prosedur legal kepulangannya, namun tak kunjung mendapat balasan hingga ia overstay selama 90 hari. Ia juga mengaku sudah membawa uang Rp.42 juta rupiah atau setara dengan 2-3 ribu poundsterling, namun ditolak oleh petugas karena masa overstaynya sudah melewati batas 60 hari.

Ia merasa bahwa tindakannya menampar petugas adalah benar karena ia merasa selalu diberikan informasi yang salah oleh petugas. Ia mengakui perbuatannya bahkan menyebut petugas tersebut pantas mendapat perlakuan seperti itu. Seperti yang dilansir dari Detik, Taqaddas mengatakan bahwa ia telah bertanya berulang kali kenapa ia tidak bisa pergi namun tidak dijawab oleh petugas Imigrasi, malah ditertawakan dan diambil video.

Ia merasa bahwa tindakan yang dilakukan petugas tidak profesional sehingga ia pantas mendapatkan tamparan. Namun, di surat tuntutan jaksa tertulis bahwa meeski sudah dijelaskan oleh petugas bahwa ia telah melewati batas izin tinggal di Indonesia, Taqaddas malah berusaha merampas paspornya dari tangan korban. Namun hal itu gagal, yang kemudian membuatnya menampar korban.

Print Friendly, PDF & Email

Artikel Terkait

Ahmad Dhani Divonis 1,5 Tahun Penjara

roni Fadly

Hanya Berpegang Tembok Nenek Hasanah Selamat Dari Tsunami

Muhammad Khoir

FlyOver Cengkareng Yang Retak Pekan Depan Sudah Bisa Dilalui

Muhammad Khoir

Tinggalkan Komentar